Ada sebuah istana tak berpenjaga, Aku menyebutnya begitu. Didalamnya terdapat satu ras tapi seakan terdiri dari banyak suku. Memang berkeyakinan yang sama. Kiblatnya pun satu. Herannya, bukan sebuah kombinasi yang saling melengkapi, akan tetapi persaingan sengit akan pendapatnya sendiri-sendiri. Kemudian mengajukan protes bentuk ketidakpedulian yang masing-masing sudah ciptakan. Sehingga menimbulkan kesimpulan ketidakseimbangan antara kasih, solidaritas, ketulusan dan ibadah.