Pidato Perpisahan SMA Baper

Mei 03, 2017

Masa-masa kelulusan, masa-masa melepas almamater, masa-masa berpisah. Yah, tepat. Masa abu-abu. Masa paling indah. Jadi inget waktu harus mempersiapkan selarik pidato untuk event perpisahan saat itu. Kesulitannya bukan dalam penyusunannya, karena browsing internet juga pasti ada banyak. Tapi lebih pada keinginan meluapkan segala aspirasi, keluh kesah, dan kerinduan yang belum terjadi. Siapa sih yang gak baper waktu tibanya perpisahan di SMA. nah hlo, siapa yang meneteskan air mata diem-diem di kamar kecil sekolah atau dibelakang gedung sekolah. Hi hi hi...

Lebih tepatnya, Sebuah bait luapan perasaan yang dikemas dalam bentuk pidato. Kalo dituruti mungkin mampu mengalahkan sembilan lembar CV nya orang luar negeri kali ya. Tapi, dipadetin aja lah. Syarat sekaligus Formula paling penting untuk sukses membawakan pidato perpisahan adalah BAPER. Kamu, harus seakan-akan sedang memainkan teater diri kamu sendiri. Jikalau ada yang sampai meneteskan airmata, artinya pidato kamu SUKSES.

Dan berikut ini selarik pidato yang dapat kamu bawakan dengan seBaper mungkin.
foto : https://carlosyosua.wordpress.com/
Assalamualaikum Wr. Wb

Yang terhormat Bapak ... selaku Kepala Sekolah SMA ....
Yang terhormat Bapak/Ibu Guru beserta staf dan karyawan
Yang terhormat Bapak/Ibu wali murid
Serta teman-teman yang berbahagia

Pertama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang karenaNya pada hari ini kita semua dapat berkumpul disini. Terima kasih juga saya ucapkan kepada panitia yang telah memberikan kesempatan saya untuk berdiri di sini mewakili teman-teman kelas XII menyampaikan salam perpisahan di depan hadirin sekalian. Dan selamat bagi kita semua! Kita telah berhasil menuntaskan tugas kita selama 3 tahun terakhir sehingga saat ini dapat meraih satu kata yang paling dinanti sejauh ini yaitu “LULUS”. Alhamdulillah

Hari-hari penuh ujian yang begitu menegangkan kini sudah berakhir. Kita akan melepas almamater kita dan menggantinya dengan seragam yang baru. Tugas baru pun dimulai.
Terimakasih kami haturkan kepada Beliau semua, sang Pahlawan kami. Kami menyadari sekian hal, yang pastinya membimbing kami tidaklah mudah. Engkau mengabdikan waktumu bukan saja dari pukul 7 pagi hingga pukul 3 siang, Engkau pastinya menghabiskan waktumu dalam siklus yang tak pernah berhenti. Bahwa sejatinya Engkau hanya ingin yang terbaik bagi kami, Engkau tak ingin melihat kegagalan pada kami. You are a hero, and always will be.

Untuk itulah, saya mewakili teman-teman berdiri disini memohon maaf yang sedalam-dalamnya atas luka yang pernah tertoreh, segala kenakalan yang mengesalkan, ketidakseriusan belajar hingga membuat Bpk/Ibu sekalian hampir lelah menghadapi kami. Walaupun begitu engkau tetap tulus dan tak menyerah. Terimakasih. Terimakasih. Terimakasih

Kemudian, pesan kami untuk adik-adik yang masih harus berjuang meraih sandang kelulusan kelak...

“Sekolah, untuk jadi berpendidikan. Belajarlah, untuk jadi manusia yang benar. Berada dikelas, bukan untuk bersenang-senang, itu hanya sedikit kelonggaran.. Sebuah pesan singkat dari Mohammad Hatta__“Aku rela di penjara, asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas”. Jadi, merdekalah kamu dengan ilmu. Sebab hanya itu saja yang dapat menyelamatkanmu dari penindasan. Pendidikan merupakan jendela dunia, dan Kelulusan adalah Pintunya... Kalian harus berusaha keras untuk membukanya, untuk masuk level berikutnya. Nilai saat ini pun tidak menentukan kompetensimu 5 tahun kedepan, jika nilaimu hanya kau biarkan tergeletak dikertas yang akan menjadi usang. Jadi, jangan berhenti untuk belajar. Sebab kalian bukan satu-satunya didunia ini.”
Terakhir, kami teruntukkan untuk orang tua kami tercinta...

“Terimakasih, telah memperjuangkan kami (anak-anakmu), hingga pada titik sekarang ini. Jasamu... tak terbalaskan, Kasihmu... tak terkalahkan. Wahai Ibu, Wahai Ayah... Terimakasih, untuk segalanya yang tak pernah usai. Kami mencintaimu...”
Hadirin yang berbahagia,
Sekali lagi saya berterimakasih kepada seluruh keluarga besar SMA ... , semoga kami dapat menjaga nama baik almamater kami, dan mengharumkan nama SMA ..., dan kami memohon doa dan restunya agar kami semua bisa sukses dalam menjalani hari-hari kami baik di dunia kerja maupun di bangku kuliah. Semoga perpisahan ini menjadi kenangan indah selamanya. Ingatlah tangis tawa kita selama ini, pelangi yang selalu iringi perjalanan mulia ini.

"Every meeting always ends with a farewell. The most important thing is not how we cry the farewell, but how we color our togetherness"
Demikian yang dapat kami sampaikan, jika ada salah kata saya mohon maaf. Terimakasih atas waktu dan perhatiannya.

Wassalamualaikum Wr. Wb

You Might Also Like

0 komentar

Subscribe